Ranee Bruggman Merangkul Mereka yang Ingin Hijrah

Ranee Bruggman Merangkul Mereka yang Ingin Hijrah

Menghadapi persaingan di industri fashion tentunya bukanlah hal mudah.  Lewat pengalamannya berbisnis, Ranee Bruggman membuktikan bahwa hal itu bukan sesuatu yang harus ditakuti justru harus dihadapi dengan hati yang ikhlas.  

Setelah 5 tahun jatuh bangun, kakak dari artis Indra Bruggman ini mendulang kesuksesan dan memiliki followers yang setia terhadap koleksi busana syar’i hasil desainnya yang cantik dan elegan.

Cerita dong, apa yang membuat Anda membuat brand ini
Awalnya saya tidak produksi sendiri, saya beli barang sudah jadi dan saya jual lagi. Malah sebelumnya saya tidak niat jualan.  Beli baju ya untuk dipakai sendiri. Eh, ternyata teman suka baju yang saya kenakan dan titip untuk dibelikan. Dari situ saya jadi beli banyak dan lama kelamaan saya jual lagi. Kenapa akhirnya berkembang jadi brand sendiri. Saya kan senang pake gaun panjang, nah kalau cari di pasaran suka susah dengan yang selera saya. Lalu mama saya desain buat saya dan fotonya saya pajang di Instagram dan ternyata peminatnya banyak.

Mengapa memilih desain syar'i?
Sebenarnya banyak busana muslimah yang kasual. Saya sendiri lebih suka pakai dress panjang. Nah, jadi keterusan dan saya mulai mendesain dress panjang yang dipadukan dengan kerudung syar'i.

Apa ciri khas desain Anda?
Warna pastel! Desain saya juga simpel banget, feminin dengan sentuhan romantis sesuai dengan karakter saya. Aksen renda pun saya berikan sebagai pemanis. Namun saya juga tidak bisa egois ya, karena kan permintaan pasar pasti ada yang berbeda jadi saya juga produksi warna-warna gelap.
 
Banyak yang bilang mengenakan busana syar'i jadi terlihat gemuk..
Saya selalu pake bahan jersey impor yang fleksibel agar bisa dikenakan oleh semua bentuk tubuh. Untuk mengakali bentuk tubuh wanita yang berbeda, di bagian pinggang gaunnya saya buatkan tali serut supaya bisa di-adjust, jadi enggak lempeng saja jatuhnya dan bisa sedikit membentuk siluet di pinggang.  

Bagi wanita yang baru ingin mengenakan busana syar'i, ada tip untuk pemilihan busana?
Pertama pasti bahan, jangan pilih yang panas. Pilih model yang simpel. Jangan baru pertama mau coba pakai busana syar'i eh, udah pilih style yang ribet. Kan banyak busana syar'i simpel dengan bahan katun biasa. Setelah terbiasa baru coba model yang agak bertumpuk.

Sekarang banyak karya desainer kita yang ditiru. Pernah kejadian?
Pernah! Tapi saya bawa santai saja.  Kita kan punya reseller juga ya, nah yang sering laporan itu mereka bahwa mereka pernah di telpon toko lain yang mendesain baju sama dengan saya. Tapi reseller saya menolak membeli dengan alasan walau bajunya sama tapi kan brand-nya bukan Ranee. Ya, konsumen saya tidak akan mau, kata mereka. Tapi ya sudahlah saya ikhlas, saya anggap mereka bukan mencontek melainkan terinspirasi akan karya kita ya.  

Cara membangun brand yang sukses
Pertama, lakukanlah apa yang kita suka, nanti kan jadi senang terus jadi pede.  Yakin saja dengan karya kita. Kan niat kita baik dan Allah pasti kasih jalan. Saya saja yang enggak ada basic desain dan saya cuma lakukan apa yang saya suka. Kita harus pede dengan kreasi kita agar orang jadi suka.

Kendala berjualan?
Nah, itu ada saja.  Menghadapi complain tuh kenyang deh dan bermacam-macam dari barang rusak, batunya lepaslah. Tapi barangnya  sudah dibeli 2 bulan lalu dan ada yang sudah bekas make up berarti kan sudah dipakai ya, tapi tetap kita retur. Tapi saya enggak mau ambil pusing. Untungnya enggak banyak sih kejadiannya.  Kalau ada complain ya barangnya pasti saya ganti atau uangnya dikembalikan bila barangnya sudah tidak ada.

Sekarang punya reseller?
Awal mulai bisnis kita enggak punya sistem agen reseller, jadi kita melayani konsumen secara langsung dan itu repotnya luar biasa. Pembeli banyak banget dan kita harus kirim barang satu persatu. Saya tidur cuma hitungan jam dan sampai larut malam masih kirim barang. Setelah ada reseller semua lebih mudah. Satu agen kan beli barangnya lebih banyak jadi kita lebih mudah kirim barang.  Sistem market kita lebih jadi lebih luas. Saya juga dapat kepuasan tersendiri ketika dengar cerita dari reseller bahwa mereka jadi dapat tambahan pemasukan.  Ada yang guru honorer dan ibu rumah tangga jadi dapat tambahan. Tanpa kita sadari kita kasih peluang buat mereka ya.

Visi dan misi Anda?
Saya dari awal sudah punya misi untuk membantu muslimah yang mau berhijrah dengan cara saya memproduksi baju yang tidak mahal tapi bagus untuk dikenakan dan kualitasnya baik.  Jadi buat yang ingin mengenakan busana syari tapi masih khawatir, masih ragu nah, saya merangkul mereka yang mau hijrah agar pede tampil syari dan tetap cantik. (KR)

---
Foto: Zulham

 

 

style icon, desainer, hijab, ramadan

Fokus Berita Lainnya

Artikel Terkait

Comments