Amanda Hartanto: Batik Itu Lebih Dari Sekadar Motif

Amanda Hartanto: Batik Itu Lebih Dari Sekadar Motif

Memiliki ciri khas batik ready to wear, Amanda Hartanto menjadi salah satu desainer anak bangsa yang menunjukkan kecintaanya terhadap budaya Indonesia. Keahliannya dalam bidang tekstil dan desain, membuat batik tidak lagi kuno di mata generasi muda dan negara lain melalui koleksinya di @amandahartantobatik. Berikut adalah bincang-bincang WI dengan Amanda Hartanto.

Apa kesibukan Anda saat ini?
Saat ini saya masih disibukkan dengan Amanda Hartanto Batik. Baru saja mengeluarkan koleksi baru setelah beberapa bulan rehat. Di samping itu juga sedang sibuk mengurus anak.

Koleksi terbaru Anda bernama Kedaton, inspirasinya darimana?
Saya selalu mendapat inspirasi dari apa yang saya temukan dari kegiatan saya sehari-hari. Kedaton sendiri berarti singgasana, maka saya memberikan nuansa warna sogan yang identik dengan batik keraton.

Mengapa koleksi Anda dikemas menjadi modern ready to wear ?
Supaya semua kalangan baik anak muda maupun orang tua mau memakai batik tanpa mereka merasa kuno. Ini salah satu cara saya dalam melestarikan batik.

Apa filososi batik menurut Anda pribadi ?
Batik dapat dilihat filosofinya melalui motif. Setiap motif memiliki makna filosofi yang dalam. Masing-masing mengandung filsafat hidup yang dapat memberi makna pada kehidupan itu sendiri. Filosofi batik merupakan perwujudan seni yang dapat berfungsi sebagai penghalus budi dan rasa. Dalam khasanah budaya Jawa, setiap motif batik memiliki arti yang dapat membangun kesadaran manusia agar selalu berbuat baik dan bermanfaat bagi sekililingnya.

Kenapa lebih memilih menjadi desainer batik?
Entah kenapa sejak kuliah saya sudah cinta dengan teknik membatik. Dan pada saat tugas akhir S1, saya betul-betul mengeksplor berbagai macam teknik batik. Dari situ kecintaan saya terhadap batik semakin besar. Setelah lulus saya betul-betul hanya membuat kain saja. Satu desain itu hanya satu piece jadi sangat eksklusif. Tapi seiring berjalannya waktu dan setelah saya lulus S2 di bidang Fashion Branding and Merchandising, saya mengeluarkan koleksi RTW (ready to wear) dengan ciri khas yang elegan dan sophisticated. Jadi semua usia bisa pakai batik saya.

Menurut Anda, anak muda sekarang paham batik tidak sih sebenarnya?
Menurut saya, anak muda sekarang banyak sekali yang cinta batik. Mereka ingin melestarikan batik dengan cara mereka masing-masing. Hal ini sangat positif sekali menurut saya. Hanya sayangnya banyak dari mereka yang belum paham apakah batik sebenarnya. Bahwa batik itu adalah teknik dan bukan sekedar motif. Batik itu sendiri berasal dari kata ‘amba’ dan ‘titik’ yang berarti hamba menitik. Teknik membatik adalah dengan membuat titik-titik membentuk motif menggunakan alat canting dan malam. Jadi sebetulnya segala jenis kain bermotif batik yang tidak dikerjakan dengan canting dan malam itu tidak bisa disebut kain batik, tetapi kain tekstil bermotif batik. Biasanya dengan cara printing.
Banyak anak muda sekarang asal saja memakai baju motif batik padahal sebetulnya itu bukan batik tetapi kain tekstil bermotif batik.

Apa ambisi Anda untuk melestarikan batik di kancah internasional ?
Saya ingin membuat batik tidak hanya terkenal dan dikenakan oleh orang Indonesia, tetapi juga supaya dunia internasional juga bangga dan mau mengenakan batik karena batik merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang sangat berharga. (Jan)

---
Foto: Dok. Amanda Hartanto & IG @amandahartantobatik

 

hari batik, wi style, amanda hartanto, desainer batik

Fokus Berita Lainnya

Artikel Terkait

Comments