Ayam Saus Telur Asin Ala Hawker Food SG

Sebagai pelajar dan traveller, Charina sangat antusias ketika mengeksplor Singapura dari berbagai sudut budaya. Konsep hawker food yang dipoles kekinian memikat hatinya dan menjadi inspirasi bisnis. Ketika kembali ke Indonesia, ide bisnis pun digarap bersama Riesky dan Michael dengan meluncurkan Eatlah.

Nama gerai kaki lima ini terinspirasi dari logat singlish (Singapore English) yang terkenal. Sajian utamanya, Salted Egg Chicken yang sangat populer di Singapura, berupa seporsi nasi putih dengan telur mata sapi dan ayam goreng bertekstur renyah dengan topping yang diracik menggunakan telur asin.

Gerai yang awalnya didirikan di area kakilima dengan plesetan nama-nama kota besar dunia seperti Eatlah Chickago, New Fork, atau San Franchicko sangat digemari oleh konsumen di Indonesia. Riesky yang bertanggung jawab dalam hal operasional melakukan riset untuk membuat konsep penyajian yang berbeda dari negara asalnya.

Menurutnya,  Salted Egg Chicken di sana porsinya lebih kecil, dengan tesktur ayam yang kurang renyah. “Kami pun kemudian meng-up-grade dengan porsi yang lebih besar, tekstur ayam yang lebih garing dengan topping saus dan bumbu,” ujar Riesky.

Kualitas sajian yang terbaik tentunya membutuhkan bahan –bahan berkualitas. Contohnya, telur asin dipilih dengan kualitas super dengan tekstur kuning telur yang lebih berminyak. Ketika diolah dengan bumbu lainnya, maka hasilnya akan  terasa lebih lezat.

Tiga sahabat ini juga bertekad untuk mengemas kuliner lokal dengan selera kekinian agar mampu bersaing. Dalam waktu singkat, gerai Eatlah yang awalnya diperuntukkan untuk layanan Go Food, kini hadir di mal besar seperti Gandaria City dan Plaza Indonesia. Tercatat ada 14 cabang di Jakarta, Bandung, Semarang, dan dalam waktu dua tahun kedepan akan bertambah 4 cabang baru, termasuk ekspansi ke luar negeri.(DOK)


-----
Eatlah
----- Eatlah Jakarta
IG: @eatlahjkt
Go Food: EATLAH
eatlahjkt@gmail.com

--
Foto: Dokumentasi eatlah