Nicholas Saputra: Itulah Kenapa Saya Ambil Tawaran Film Ini

Nicholas Saputra: Itulah Kenapa Saya Ambil Tawaran Film Ini

Aktor Nicholas Saputra mengaku selektif ketika menerima tawaran untuk membintangi sebuah karakter dalam film layar lebar yang datang kepadanya. Prinsip itu sudah dilakoninya secara konsisten di industri perfilman Indonesia selama 16 tahun belakangan ini.

Tujuan pemain AADC ini bukan sekadar masalah fee yang diterima. Tapi karena kualitas dari film itu sendiri. Selain berguna untuk kariernya di dunia akting di masa depan, prinsip itu juga membuatnya dapat berkembang di dunia seni peran.

"Saya memilih film jika ada tawaran. Saya memilih film yang baik dan ceritanya bagus. Karena saya memilih tawaran bukan cuma buat saya, tapi juga buat penonton film Indonesia," kata Nicholas Saputra ketika ditemui disela-sela peluncuran trailer film 'Aruna & Lidahnya', di La Moda Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis awal Agustus lalu.

Selain memilih-milih cerita dan peran yang akan dihadapi, pria yang akrab disapa Nico itu juga memilih lawan main dalam setiap menerima tawaran film layar lebar. Tujuannya agar ia bisa merasakan tantangan dalam beradegan bersama lawan mainnya.

"Saya ingin bermain dengan lawan main yang berbeda beda. Walaupun sama Dian Sastrowardoyo mungkin sudah tiga kali, film yang lain saya beda-beda (lawan main) juga," ucapnya.

Sejauh ini, pria kelahiran Jakarta, 24 Februari 1984 itu mengaku sudah membintangi film layar lebar dengan berbagai genre. Baik itu genre drama, komedi, hingga tema yang mengangkat kuliner Indonesia. Namun, Nico tidak bisa mengungkapkan apa lagi yang kurang dari kariernya di dunia akting.

"Jadi sebenarnya saya main film dengan banyak ragamnya. Jadi kalau menurut saya, film action udah banyak nih dan tema tentang makanan ini belum, jadi saya ambil. Untuk genre lain saya tidak bisa jawab, karena saya selalu menyambut apa yang datang ke saya," ujar Nicholas Saputra.

Ditanya alasan memainkan film bertema kuliner berjudul “Aruna dan Lidahnya”, Nico menjelaskan bahwa selain ia menyukai ceritanya, ia telah mengenal baik Laksmi Pamuntjak, penulis novel “Aruna dan Lidahnya”. Dikatakan Nico, ia telah mengenal baik lawan main atau penulis naskah maka akan lebih mudah menjalin kerjasama.

“Pertama karena saya sudah baca bukunya lama sekali dan saya suka tuh. Jadi nggak ada alasan buat menolak film ini,” ungkap aktor 34 tahun ini.(DN)

--
Foto: Dani & Istimewa

selebritas, nicholas saputra, aruna & lidahnya

Artikel Terkait

Comments