Mengapa Atlet Perlu Diberi Vaksinasi Influenza?

Mengapa Atlet Perlu Diberi Vaksinasi Influenza?

Flu atau influenza selama ini mungkin dianggap sebagai penyakit umum, yang bisa menyerang siapa saja, dan biasanya akan sembuh sendiri selama menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. Namun jika influenza itu menyerang atlet, maka dampaknya tentu lebih besar. Apalagi atlet yang akan berlaga di ajang Asian Games 2018 dalam waktu dekat ini.

Pasalnya, seorang atlet membutuhkan daya tahan tubuh yang kuat. Ditambah, jelang Asian Games 2018 ini, para atlet yang bertanding akan tinggal bersama di Wisma Atlet. Jadi jika ada satu atlet yang terkena virus influenza, bukan tidak mungkin teman-teman atlet lainnya akan tertular. Kalau sudah begitu, kegiatan latihan pun akan terhambat, yang akan berimbas juga pada prestasi atlet tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh Staf Ahli PP-TKON, dr. Hariyono, Sp.PD., pada acara Vaksinasi Influenza Bagi Atlet di Wisma Kemenpora, Senin, 16 Juli 2018 lalu.

"Atlet merupakan golongan yang memiliki risiko infeksi yang besar. Atlet akan berpergian diberbagai daerah, saat musim panas atau dingin, kontak dengan orang lain yang tidak diketahui penyakitnya. Untuk itu, selain menyiapkan latihan yang baik dan berkesinambungan, diperlukan juga vaksinasi sehingga tercipta sang juara. Vaksinasi influenza bagi atlet bermanfaat untuk dapat mengikuti pelatihan yang diberikan dengan optimal, menjaga performa, tidak tertular maupun menjadi sumber penularan virus influenza. Karena jika ada seorang anggota tim menderita influenza, prestasi tim dapat terganggu," ungkapnya.

Untuk itulah Pusat Pengembangan IPTEK dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP-ITKON) sebagai UPT Kemenpora, bekerjasama dengan Satgas Imunisasi Dewasa PBPAPDI dan Sanofi Pasteur Indonesia, melakukan kegiatan layanan kesehatan umum berupa vaksinasi influenza bagi atlet. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan prestasi para atlet yang akan bertanding di Asian Games dan Asian Paragames 2018.

"Vaksin diberikan untuk kekebalan tubuh, khususnya untuk atlet dan pelatih karena aktivitas mereka sangat tinggi. Mereka bisa ke mana saja dan bertemu siapa saja. Ini adalah upaya kita supaya atlet tetap bugar dan tidak terpengaruh virus-virus yang masuk ke dalam tubuhnya," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi, Kemenpora RI, Prof. Dr. Mulyana, M.Pd., di Wisma Kemenpora, Senin, 16 Juli 2018 lalu.

Proses vaksinasi influenza ini, Mulyana melanjutkan, akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, Senin, 16 Juli lalu, vaksin diberikan kepada sekitar 100 atlet, yang selama ini memang telah menjalani pemusatan latihan untuk menghadapi Asian Games 2018 nanti.

"Tidak semua atlet kami beri vaksin influenza. Hanya ada 120 atlet dan ini diberikan secara bertahap karena ini baru pertama kali kami lakukan," tandas Mulyana.

Vaksinasi influenza yang diberikan ini mampu bertahan selama satu tahun. Artinya, atlet yang telah diberi vaksin, akan terbebas dari serangan virus influenza hingga setahun ke depan. Rencananya, vaksin influenza ini akan diberikan secara berkala, setiap tahunnya untuk para atlet. (Nyd)

----
Foto: Nydia

atlet, vaksin, influenza, asian games, asian paragames

Artikel Terkait

Comments