Iko Uwais Siap Cetak Bakat Baru Di Bidang Bela Diri

Iko Uwais Siap Cetak Bakat Baru Di Bidang Bela Diri

Kemampuan ilmu bela dirinya memang tidak diragukan lagi. Namanya sudah menghias berbagai film laga di dalam dan luar negeri. Kini, melalui kemampuan bela dirinya Iko ingin mencetak bakat-bakat baru martial arts Indonesia dengan membuka pusat pelatihan bela diri untuk masyarakat.

Dijumpai saat peluncuran Thunder11, Kamis, 12 Juli lalu, Iko mengatakan bahwa dirinya banyak diminta untuk membuka sekolah bela diri. Permintaan tersebut tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Hal ini kemudian membuatnya berani mengembangkan ide untuk membuka sekolah tersebut.

Disebutkannya lebih lanjut, ide membuka sekolah bela diri ini juga lantaran keprihatinannya melihat tingkat premanisme dan kriminalitas yang mewabah. Ia dan timnya merasa terpanggil untuk memberi pembekalan ilmu bela diri ke semua kalangan.

"Video-video yang bertebaran di media sosial memberi gambaran jelas tingkat kriminalitas makin marak di berbagai daerah. Karenanya, ini momen yang tepat untuk membekali diri melalui martial arts," papar suami penyanyi Audy Item ini.

Dipilihnya Bekasi sebagai lokasi pertama sekolah bela diri juga bukan alasan. Timnya telah mendapatkan data yang menunjukkan Bekasi berada di urutan pertama se-Jawa Barat yang tingkat kriminalitasnya terus meningkat lima tahun ini.

"Sepanjang 2013-2017, dari berbagai data yang dipublikasikan media, angka kriminalitas di Bekasi mencapai 17.898 kasus," tambahnya.

Iko percaya, melalui Thunder11, bela diri adalah seni mengendalikan diri dan bagi yang mempelajarinya ketika menguasai ilmunya justru menjadi pribadi yang mengayomi. Dengan begitu, bisa meredam premanisme sejak dini.

"Untuk itu, kami terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak demi tujuan tersebut.  Salah satu yang dapat kami kontribusikan, membuka akses terhadap pendidikan ilmu bela diri yang sesuai masyarakat," papar ayah dua anak ini.

Iko yang bermain dalam film Star Wars: The Force Awakens ini sudah mempelajari pencak silat sejak usia 10 tahun. Sampai sekarang ia masih terus berlatih. Iko menjelaskan tantangan yang ia hadapi selama ini adalah mengubah pola pikir masyarakat untuk belajar bela diri.

“Mindset-nya belajar bela diri nggak usah jauh-jauh untuk membela bangsa atau apa tapi belajar untuk diri sendiri dulu. Yuk, minimal buat olahraga karena agak susah mengajak remaja dan orang tua di Indonesia untuk latihan bareng,” tutur pria 35 tahun ini.  

Kegiatan di Thunder11 sudah dimulai 25 Juni lalu dan sekitar 50 siswa dari berbagai kelas bela diri sudah bergabung. Iko pun menghadirkan pelatih yang kompeten dan berpengalaman dari berbagai latar belakang ragam ilmu bela diri. Untuk kurikulum juga sudah disiapkan setelah survei yang dilakukan selama enam bulan.

Seperti kelas Ultimate Performance yang khusus dikembangkan untuk mereka yang ingin martial arts menjadi jembatan karier sebagai stuntman atau koreografer. Iko mengatakan, industri perfilam kita saat ini telah mampu memproduksi film laga dengan kualitas yang tidak kalah dengan box office.

“Sehingga dibutuhkan bakat-bakat baru martial arts yang ke depannya bisa tampil di berbagai layar laga box office. Dengan antusiasme yang tinggi terhadap kelas ini baik dari dalam maupun luar negeri, Thunder11 diharapkan bisa menjadi sekolah bela diri pertama di Indonesia yang menggarap segmen ini,” pungkas Iko.     

----
Foto: Debby Rachmanti

 

 

 

 

Iko Uwais,Thunder11,martial arts,Bekasi,Audy Item,pencak silat,taekwondo,wushu

Artikel Terkait

Comments