Korban Banjir Jepang Capai 176 Jiwa, Perdana Menteri Fokuskan Evakuasi

Korban Banjir Jepang  Capai 176 Jiwa, Perdana Menteri Fokuskan Evakuasi

Hujan deras yang mengguyur Jepang sejak pekan lalu membuat beberapa wilayah dilanda banjir besar. Jumlah korban pun terus bertambah. Hingga Rabu, 11 Juli 2018, tercatat 176 jiwa tewas dalam bencana ini. Sementara 9 orang dinyatakan hilang, dan masih dalam proses pencarian.

Organisasi penyiaran terbesar di Jepang, NHK, melaporkan bahwa curah hujan  mencapai 364 milimeter pada pukul 05.00 hingga 07.00 di Kota Uwajima, atau sekitar 1,5 kali lebih besar dari curah hujan bulanan pada Juli biasanya. Sementara di Kota Sukumo, curah hujan 263 milimeter menerjang selama dua jam penuh.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, mengatakan bahwa jika hujan deras terus terjadi, bencana ini mungkin akan menjadi lebih besar. Sebab akan menyebabkan longsor. Bahkan banjir ini disebut-sebut sebagai bencana terbesar di Jepang setelah tragedi Fukushima yang pada 2011 lalu, yang menewaskan 20 ribu orang. Saat itu, gempa berkekuatan 9 skala Richter mengguncang Jepang, memicu tsunami dan kebocoran nuklir di Fukushima.

Hingga saat ini, proses pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, pun turun tangan dengan melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah yang terkena banjir. Seperti pada Rabu pagi, 11 Juli 2018, Abe memulai rangkaian kunjungannya dengan mendatangi Perfektur Okayama, wilayah yang terkena dampak paling besar dari banjir ini.

Setelah mengunjungi Okayama, Abe berencana akan melanjutkan kunjungan ke beberapa wilayah lain, dan melakukan pantauan dengan menggunakan helikopter. Abe bahkan membatalkan kunjungannya ke Belgia, Perancis, Arab Saudi dan Mesir, agar bisa fokus menangani bencana ini.

---
Foto: AFP Photo

jepang, banjir, banjir jepang

Artikel Terkait

Comments