Ge Pamungkas: Musim Pacekliknya Komika

Ge Pamungkas: Musim Pacekliknya Komika


Usai menjuarai ajang stand up comedy pada 2009 lalu, nama Ge Pamungkas secara perlahan mulai dikenal publik. Sejumlah film, baik genre drama komedi hingga komedi drama pun telah pernah dijajalnya. Kendati begitu, Ge mengaku bahwa sebenarnya ia bukanlah tipikal orang yang mempergunakan kesempatan atau aji mumpung dalam berkarier.
 
Seperti Ramadan yang sudah-sudah, stand up comedian Ge Pamungkas selalu memiliki waktu yang cukup untuk menjalani ibadah Ramadan secara maksimal. Maklum memasuki Ramadan jadwal manggung bagi seorang stand up comedian nyaris tak ada.

“Ramadan  bagi stand up comedian adalah musim paceklik. Lagi lapar kita hibur nggak bisa, ketika setelah buka pun, mereka langsung fokus untuk beribadah. Jadi pas Ramadan aku punya  banyak waktu senggang,” ungkap Ge, saat berbincang dengan  WI, di kawasan Kemang, akhir pekan lalu.
    
Bersamaan dengan datangnya Ramadan, pekerjaan Ge di luar stand up comedi pun hampir rampung. Terhitung sejak Februari hingga pertengahan Mei lalu, mantan kekasih Angie Ang tersebut tengah menjalani syuting 2  judul film sekaligus.
 
“Baru kelar syuting di Ambon. Sekarang pas bulan puasa, istirahat. Lebih enak sih, ibadahnya jadi lebih khusyuk. Kemarin baru selesai syuting Kapal Goyang Kapten dan  film Vitamin C. Itu dua-duanya sutradaranya sama, Raymond Handaya,” kisah Ge panjang lebar.

Bicara soal kenyamanan, sejauh ini dunia film yang dijalaninya terasa nyaman-nyaman saja. Menurut Ge, selama cerita yang ditawarkan bagus, ia tak pernah melewatkannya.

Terjun ke dunia perfilman dikatakan Ge dilakoninya sama persis ketika pertama kali terjun sebagai stand up comedian. Ternyata di luar dugaan, ia justru memenangi kompetisi  tersebut.

Merasa kepalang basah, Ge akhirnya memutuskan untuk tetap berada di jalur ini.

“Pengennya fokus ke satu hal. Seperti kita lagi makan di satu piring,  habis dulu makanan yang ada di piring itu. Tapi ternyata ada 1-2  tawaran film datang. Tadinya aku  nggak mau terima. Sampai akhirnya mentorku, Ernest Prakarsa bilang, ‘Kenapa sih harus nolak? Kenapa  elo nggak belajar aja. Dari film elo bisa belajar banyak hal.’ Oh iya, oke deh kalau gitu. Akhirnya dari situ, mulai deh beberapa tawaran film aku terima,” kenang Ge.

----
Teks: Dewi Muchtar
Foto: Instagram @GePamungkas