Melly Goeslaw : Menghimpun Kasih Sayang di Palestina

Melly Goeslaw :  Menghimpun Kasih Sayang di Palestina

Penyanyi dan  pencipta lagu Melly Goeslaw kerap berkolaborasi dengan penyanyi religi Aunur Rofik Lil Firdaus  atau kini lebih dikenal dengan sebutan Opick Tombo Ati. Saat ini kolaborasi itu tidak hanya mereka tunjukkan dengan duet  di atas panggung. Belakangan keduanya juga berkolaborasi dalam menggalang dana kemanusiaan  untuk warga Palestina.

 

Setelah pada pertengahan Desember tahun lalu, Melly dan Opick datang langsung menyalurkan bantuan ke Palestina. Tak berselang lama, mereka kembali melakukan penggalangan dana untuk tujuan serupa. Pada akhir pekan lalu, Melly dan Opick kompak menggelar konser kemanusiaan di salah satu hotel di kawasan Margonda, Depok, Jawa Barat.

Bersama sejumlah LSM dan NGO Kemanusiaan Indnesia, Melly  dan Opick saat ini sibuk mengumpulkan 30 ribu paket sembako untuk dikirim ke Jalur Gaza tersebut. Menurut Opick kondisi di wilayah pengungsian warga Palestina sangat sulit. “Maka kita coba ambil gerakan cepat kumpulkan sembako. Ada 30 ribu paket sembako yang nanti masuk ke Gaza lewat satu organisasi yang komitmen juga membantu masyarakat Palestina," jelas  Opick.

Melly pun turut mengamini apa yang diucapkan Opick. Dikatakan pentolan band BBB itu  sekecil apapun usaha untuk membantu masyarakat Palestina adalah kebaikan. Dia pun berharap  hal tersebut tidak berhenti pada dirinya dan Opick.

" Yang lain mungkin bukan tidak melakukan ini, tapi dengan cara yang lain. Semua yang kita himpun ini itu adalah rasa kasih sayang kita kepada mereka. Berapapun bantuannya saya yakin akan membuat mereka semakin kuat karena mereka tahu di luar sana banyak yang sayang kepada mereka," papar ibu dua orang putra ini.

 

Wilayah Bencana Yang Memprihatinkan

Saat ini Melly dan Opick yang ditunjuk sebagai Duta Kemanusiaan oleh  lembaga kemanusiaan Sahabat Palestina Memanggil (SPM) bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan asal Turki Hayat Yolu, menggelar Kampanye Nasional untuk Bantu Palestina – Jalur Gaza, dengan tema “Gaza Berhak Hidup Layak”.

Pada kesempatan  tersebut, SPM dan Hayat Yolu kembali menggandeng beberapa lembaga di Indonesia seperti JSIT Indonesia, HNI, SSC Indonesia, Zakat Sukses, Sadaqa, TDA Community, Amal Mulia, Harfa, dan Masyarakat Peduli Al-Aqsha.

“Saat ini ada 2 juta jiwa hidup dan tinggal di Jalur Gaza. Mereka manusia seperti kita semua yang membutuhkan pekerjaan layak, layanan kesehatan, pendidikan dan kemudahan bertransportasi. Untuk itu kami ingin mengetuk hati kita semua bahwa sekarang ini Gaza dalam situasi ‘wilayah bencana’ yang memprihatinkan,”  ungkap Koordinator Aliansi LSM dan NGO Kemanusiaan Indonesia, Amrozi M Rais.

Angka  kemiskinan di Gaza telah mencapai 80%, dan 65% diantaranya berada di bawah garis kemiskinan. Belum lagi angka pengangguran kini mencapai 50%, separuhnya dari kalangan pemuda dan lulusan universitas. “Setidaknya terdapat 21 ribu anak yatim yang tidak mendapat santunan disebabkan adanya pelarangan dan penutupan rekening LSM oleh Zionis Israel. Sementara itu, dibidang industri terdapat 80% pabrik yang tidak bisa beroperasi akibat pelarangan dari Zionis Israel memasukkan bahan-bahan ke Jalur Gaza. 40% rumah warga Palestina rata dengan tanah dalam agresi militer Israel tahun 2014 dan hingga kini  belum bisa dibangun kembali dan ada ribuan hunian lagi yang tak layak huni,” lanjutnya.

 

Foto: instagram @melly_goeslaw

 

melly goeslaw, opick tombo ati, penyanyi, pencipta lagu, musisi, penyanyi religi, peduli palestina, wilayah konflik, wilayah bencana, duta kemanusiaan, wanita indonesia, 2018

Artikel Terkait

Comments