Fitri Carlina : Antara Bisnis Cake, Pariwisata dan Momongan

Fitri Carlina :  Antara Bisnis Cake, Pariwisata dan Momongan

Pasca gagal dalam upaya mendapatkan momongan, penyanyi muda Fitri Carlina memilih menenggelamkan diri dengan beragam kegiatan bisnis dan sosial. Tentunya selain tetap  berusaha keras menjalankan program kehamilan, salah satu resolusi yang dicanangkan  adik kandung  pedangdut Ninik Carlina  itu tahun ini mengembangkan bisnis cake kekiniannya.

 

Seolah tak mau ketinggalan dari artis lain, terhitung sejak pertengahan tahun 2017 silam, wanita yang akrab disapa Fitcar ini menekuni bisnis cake kekinian.

Untuk bisnis cake yang diberi  nama brand Savana Cake,  Fitri memilih mengeksplor pariwisata  dari tanah kelahirannya, Banyuwangi,  Jawa Timut.

“Dari Savana Cake ini aku memperkenalkan pariwisata Banyuwangi . Nama Savana sendiri  kuadaptasi dari   nama pantai wisata disana,” ungkap istri Hendra Sumendap yang berprofesi sebagai pilot di salah satu maskapai penerbangan nasional itu.

Saat  pertama kali diluncurkan Fitri  mengeluarkan sebanyak 5 varian rasa cake yang  mengadopsi keindahan pariwisata Banyuwangi . Sebut saja  Savana Red Island, Savana Green Bay, Savana Blue Fire, Savana Sunrise of Java, dan Savana Wedi Ireng.

Menurut Fitri nama-nama tersebut merupakan  destinasi wisata  Banyuwangi yang menarik untuk dikunjungi.

"  Jadi sambil menjual cake yang kita buat, kita juga promosikan destinasi wisatanya. Warna-warni kue-nya yang biru kayak blue Fire Kawah Ijen, Kuning seperti Sunrise of Java dan masih banyak lagi," tambahnya.

 

Hiburan Tersendiri

Yang membuatnya semakin bangga, dari bisnis cake ini, Fitri justru didapuk menjadi duta pariwisata untuk Banyuwangi.

Pemilihan Fitri sebagai duta pariwisata boleh dibilang tak lama berselang setelah dia meluncurkan bisnis cake miliknya.

“Jadi memang dari produk aku itu dulu,kemudian kementrian pariwisata yang kebetulan juga menggaet artis-artis yang concern dengan pariwisata, terutama artis entrepreneur. Ini menjadi salah satu cara Kemenpar untuk lebih menggaungkan wonderful Indonesia. Disini kita  saling bersinergi aja sih,” papar Fitri.

Menyadari bahwa beban sebagai duta pariwisata cukup berat, Fitri pun mulai mempersiapkan sejumlah program. Ditengah aktivitas off air yang padat, dia pun kerap melakukan  beragam kegiatan sosial di kampung halamannya tersebut.

“Sebagai duta aku nggak mau sekedar title saja. Tapi wujud nyatanya harus ada. Untuk menggerakkan, jelas aku  nggak bisa kerja sendiri. Aku mulai membina kelompok sadar wisata di Banyuwangi. Aku juga menaungi teman-teman mediagram , teman-teman komunitas kreatif disana dan mereka yang concern pariwisata. Kemarin kita bikin youtube channel untuk eksplor pariwisata. Bahkan tidak hanya pariwisata  tapi juga kuliner, industry, perkebunan , pertanian dll ,” urai Fitri kembali mengatakan  sama sekali tak menduga  akan terpilih sebagai duta pariwisata Banyuwangi.

“Masih kayak mimpi aja diangkat jadi duta. Ini bukan duta yang dibayar. Tidak sama sekali. Tapi benar-benar ini karena panggilan jiwaku. Dan semuanya swadaya dari aku pribadi,” ucapnya, lagi.

Fitri mengutarakan alasannya mengeksplor pariwisata melalui bisnis cake kekinian merupakan sebagai wujud kontribusinya terhadap daerah asalnya.

Bahkan katanya  mimpi tersebut sudah sejak lama ingin direalisasikannya.

“Aku pengen bikin usaha oleh-oleh karena  melihat potensi wisata Banyuwangi itu bagus banget. Ketika sejak 2 tahun belakangan ini mulai marak artis berbisnis oleh-oleh dari berbagai daerah, aku berpikir inilah waktu yang tepat. Sebenarnya keinginan berbisnis sudah sejak lama. tadinya mau bikin bolu pisang. Cuma karena keterbatasan, kegiatan nyanyiku  masih banyak, jadinya sempat kepending. Alhamdulillah di tahun 2017 kemarin terwujud,” kata Fitri penuh syukur.

Di tahun 2018 ini, Fitri mengaku akan lebih serius lagi  mengembangkan bisnis. Setelah sukses berjualan cake kekinian, kini dia menyasar bisnis travel.

Fitri bersyukur upayanya berbisnis mendapat dukungan dari suami tercinta.

“Kalau satu usaha mendapat dukungan dari orang tercinta, akan menumbuhkan mimpi-mimpi baru lagi. Mudah-mudahan tahun ini bisnis travelku dan suami  mulai berjalan,” harap Fitri.

Bagaimana dengan resolusi pribadi? Ditanyakan hal ini, Fitri yang baru saja meluncurkan single lagu  berbahasa Banyuwangi berjudul Lungset Makk (produksi Nagaswara), tegas mengatakan keinginannya untuk  mendapatkan momongan tak pernah padam.

“Kalau resolusi pastinya momongan ya. Saat ini aku dan suami terus mengupayakannya.  Tapi kan aku juga nggak bisa hanya focus pada satu hal, aku mau tetap bisa menjalankan semuanya.  Mulai dari bisnis, nyanyi dan program kehamilan berjalan beriringan.  Bolak balik ke Banyuwangi mengurus bisnis, mengembangkan pariwisata dan bernyanyi itu sebagai trauma healing buat aku. Semua ini menjadi hiburan tersendiri bagiku. Kalau hanya berdiam diri di rumah, yang ada pasti ingat lagi kejadian  pada saat aku gagal menjalani program (kehamilan). Itu sudah cukup menguras tenaga dan emosi. Aku nggak mau ingat-ingat itu lagi,” tutupnya.

 

Foto: Instagram@fitricarlina

fitri carlina, penyanyi wanita, duta pariwisata banyuwangi, cake kekinian, savana cake, wonderfull indonesia, kementrian pariwisata, wanita indonesia, 2018

Artikel Terkait

Comments