Ichwan Thoha: Lihat Dasi Kupu-Kupu, Ingat Saya!

Ichwan Thoha: Lihat Dasi Kupu-Kupu, Ingat Saya!

"Fashion, sebagian orang masih belajar. Sebagian orang memanipulasi. Sebagian lagi memaksakan diri. Tapi saya, terlahir dengannya". Itulah satu kutipan Ichwan dari bukunya yang berjudul ‘103 Fashion Quotes by Ichwan Thoha’. Mode bukan lagi sebuah penampilan untuknya, melainkan bagian dari dirinya. Yuk kenali lebih dekat pribadi dari tokoh fashion ini!

Alasan meluncurkan buku tentang neckwear?
Karena saya memiliki leher yang jenjang dan indah! Hahaha. Sewaktu kecil, saya dihadiahi oleh almarhum ayah saya sebuah dasi kupu-kupu. Sejak saat itu saya jadi tertarik dan memerhatikan beberapa gaya berpakaian dengan dasi kupu-kupu. Lalu saya sering memerhatikan para model wanita di majalah Playboy yang terkenal dengan dasi kupu-kupu dan bustier, serta terinspirasi pula dari tokoh ikonik James Bond yang seringkali tampil dengan aksesori tersebut. Mereka semua tampil stand out dengan sentuhan neckwear khususnya bow tie. Kecintaan saya ikut bertumbuh, dan memutuskan untuk menerbitkan suatu buku yang benar-benar membahasnya, mulai dari sejarah, evolusi hingga padu padan busana.

Arti bow tie untuk Ichwan?
Menurut saya, neckwear khususnya bow tie adalah must have item seorang pria, yang bisa dikembangkan seiring jaman dan sangat inspiratif. Pada saat saya meluncurkan fashion self brand ‘Ichwan Thoha’ pada bulan Maret 2006, saya menggelar show dengan beragam gaya dan desain aksesori dasi kupu-kupu. Sejak saat itu pun, aksesori dasi kupu-kupu menjadi signature style saya.

Seringkali tampil unik dengan bow tie, bagaimana respon publik terhadap Ichwan?
Banyak orang yang bilang saya mirip waitress. Tapi saya cuek saja tuh! Saya bilang, kalian boleh menyela saya hari ini, suatu saat kalian juga akan pakai dasi kupu-kupu. Ternyata benar, sekarang kan tren lagi tuh! Hahaha. Saya pun dinobatkan oleh industri fashion, media serta masyarakat sebagai Mr. Bow Tie. Jadi kalau orang lihat dasi kupu-kupu, ingat saya!

Sebagai perancang, seperti apa DNA label ‘Ichwan Thoha’?
Label ‘Ichwan Thoha’ saya buat khusus untuk menswear. Kenapa saya memilih segmentasi pria, karena setelah saya perhatikan desainer untuk menswear sendiri belum terlalu banyak di tanah air. Kebanyakan lulusan desain pasti merancang busana wanita. Kalaupun mereka merancang untuk pria, malah terlihat feminine. Setelah lulus dari Lasalle Collage of The Arts di Singapura, saya memaksakan diri untuk bisa mendesain pakaian pria se-kreatif dan sama halnya merancang untuk wanita. Adapun untuk wanita, gayanya lebih edgy dan androgini.


Ichwan Thoha berpose bersama deretan penghargaan yang telah diraihnya.

Definisi stylish menurut Ichwan?
Orang yang stylish pasti sudah memiliki karakter berpakaiannya sendiri. Tidak hanya itu, gesture dan wajah juga sesuai dengan penampilannya. Ia juga diakui oleh media dan masyarakat sebagai orang yang stylish. Lebih kepada kata sifat, ya. Intinya orang yang stylish sudah pasti keren dan rapi.

Seringkali tampil dengan gaya tabrak motif dan warna, ada tips padu padan yang fashionable?
Saya suka bergaya eklektik yang berani dan nekat memang! Hahaha. Saran saya, motif boleh berbeda-beda, benang merahnya ada di warna. Tonenya harus disesuaikan, kalau gelap ya gelap semua, pastel ya pastel semua. Tidak harus benar-benar senada, penerapan warna gradasi pun oke. Paling penting, percaya diri dan yakin kalau padu padannya harmonis!

Roda tren kembali berputar, akankah gaya eklektik seperti ini juga kembali populer?
Tren secara global, saya perhatikan adanya transisi antara gaya berpakaian era 1980-an akhir dan 1990-an awal. Secara siluet masih 80-an, tapi spirit-nya sudah 90-an yang minimalis dan tone to tone. Pengaruh retro masih kuat, ditambah inspirasi sentuhan musik seperti grunge, new wave, atau hiphop dan juga olahraga. Tapi sayangnya banyak anak muda, contohnya mahasiswa saya, masih banyak yang takut bermain warna. Pasti mereka pilih warna monokrom! Kenapa harus play safe sih, emang ‘gak bosen? Saya selalu meng-encourage mereka untuk lebih berani bereksplorasi lagi.

Style Icon, Profile, Ichwan Thoha, Fashionista, Lecturer, Dosen, Desainer, Perancang, Mode, 2017

Fokus Berita Lainnya

Artikel Terkait

Comments