Menanti Kelahiran, Oki Setiana Dewi Buka Bimbel Alquran

Menanti Kelahiran, Oki Setiana Dewi Buka Bimbel Alquran

Aktris, pendakwah dan desainer baju muslimah, Oki Setiana Dewi mengharapkan buah hatinya dapat membaca Alquran sejak usia dini. Salah satu yang dia lakun di tengah menanti kelahiran anak ketiganya adalah mendirikan bimbingan belajar khusus Al Quran.

 

Oki Setiana Dewi biasa memperdengarkan Alquran kepada  kedua anaknya telah terjadi sejak mereka masih berada dalam kandungan. Rupanya hal tersebut memberi pengaruh besar ketika dia mulai memperkenalkan huruf-huruf Alquran kepada kedua putrinya di usia sangat dini. 

“Kalau sekarang yang paling terlihat pada Maryam, anak pertamaku.  Di usianya menjelang 3 tahun ini, sudah hafal  beberapa surat-surat pendek Alquran. Alhamdulillah sesuai harapan Oki, adik-adik Maryam di usia sedini mungkin sudah melek baca Alquran,” ungkap istri Ory Vitrio ini.

Menurut Oki, sebagai orang tua, dirinya tak ingin mengulang kesalahannya di masa lalu, dimana dirinya sedikit terlambat belajar membaca Alquran. Maka tempat kursus yang bersifat menstimulasi kreativitas anak, seperti menari, menyanyi dan berenang begitu marak, dia mencoba membuka bimbingan belajar khusus Alquran.

“Ironis sekali menurut Oki, karena  tidak ada bimbingan belajar terstruktur dengan kurikulum atau dengan bahan ajar  yang jelas untuk Alquran. Nah dari situlah sekitar setahun lalu, Oki bersama teman-teman, seperti Bu Rika dan Bu Chiko  mendirikan sebuah wadah bimbingan belajar Alquran dengan metode pembelajaran baru bernama Neuro Nadi Indonesia,”  terang Oki di sela peresmian pusat  bimbingan belajar Neuro Nadi Indonesia di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.

Metode yang diciptakannya bersama para pakar Al Quran itu dapat diserap sejak anak masih berada dalam kandungan hingga usia orang berusia 70 tahun. "Dari ibu hamil sampai mereka berusia 70 tahun bisa datang ke sini. Mereka belajar bisa seminggu sekali atau 2 minggu sekali. Sekali pertemuan 2 jam saja.  Dengan harapan dalam waktu 1,5 bulan sampai paling lama  3 bulan bisa terbebas dari buta huruf. Setelah itu bisa lanjut ke program menghafal Alquran,” ungkap wanita baru saja mendapatkan beasiswa S3 di Jerman.

Desember Melahirkan

Oki menegaskan bahwa niatnya menghadirkan bimbingan belajar Alquran untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya kelak. “Dengan metode Neuro Nadi indonesai, khusus anak-anak ada yang namanya program play time. Itu untuk usia anak 0-3 tahun. Alhamdulillah dalam waktu dekat Oki akan buka cabangdi rumah. Jadi semakin mudah menerapkan metode ini ke anak-anakku. Mungkin selain ada guru pengajar,  Oki juga akan bertindak sebagai guru,” urainya.

Oki sendiri rencananya akan melahirkan anak ketihanya pada awal Desember. Wanita kelahiran 13 Januari 1989 itu dengan mantap mengatakan sudah siap secara lahir dan batin.

Apalagi usai menggelar fashion show di ajang pameran Jakarta Fashion Week, Oki telah mengurangi kegiatan. Sehingga bisa kebih fokus mempersiapkan diri untuk persalinanannya yang direncanakan melalui caesar.

"Bisa dibilang setelah peresmian bimbel Alquran ini, jadwal Oki sudah mulai berkurang. Setelah ini fokus untuk persiapan melahirkan. Karena melahirkan butuh tenaga ekstra. Kalau persiapan peralatan bayi, alhamdulillah sudah dicicil dari kemarin-kemarin. Untuk baju-bajunya kalau nantinya jenis kelaminnya perempuan, tinggal pakai punya kakak Maryam dan Khadeejah. Tapi kalau laki-laki, kemarin pas ke Jerman sudah beli  beberapa pakaian bayi laki-laki,” jelas aktris yang terkenal lewat film Ketika Cinta Bertasbih ini.

Sebagai ibu yang telah memiliki dua putri, Oki sangat berharap kali ini dikarunia bayi laki-laki. Keinginan tersebut juga diamini sang suami. "Alhamdulillah dari hasil USG, jenis kelamin anak ketiga ini laki-laki. Semoga saja hasilnya tidak meleset,” harapnya seraya mengembangkan senyum.*

Foto: Instagram Oki Setiana Dewi