Sate Kere, Hidangan Resepsi Kahiyang Ayu-Bobby Nasution

Sate Kere, Hidangan Resepsi Kahiyang Ayu-Bobby Nasution

Hidangan sepanjang prosesi pernikahan Kahiyang disiapkan katering Chili Pari milik kakaknya, Gibran Rakabuming Raka. Sebagian di antaranya dipesan dari pelaku usaha kuliner di Solo. Salah satunya sate kere.

 

Seperti saat pernikahannya dengan Selvi Ananda, untuk resepsi pernikahan adiknya, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, Gibran Rakabuming Raka menyajikan menu khas Jawa. ”Nggak ada makanan Sumatera, karena mereka (tamu dari keluarga Bobby) juga pastinya ingin merasakan makanan Jawa. Ada tengkleng, sate kere, cabuk rambak, gudeg, nasi liwet, serabi dan ledre,” jelasnya.

Khusus sate kere dipesan dari salah satu warung kaki lima yang berada di Jalan Arifin, Kepatihan Wetan, Jebres. Sate kere milik Tugiyem dan kakaknya, Ngatmi, ini selalu ramai pembeli.

Ngatmi menjelaskan, Gibran memesan 4.000 porsi sate kere. Ribuan porsi itu dibagi dua, untuk prosesi pada siang dan malam hari.

Satu porsi sate isinya tujuh tusuk, terdiri atas daging sapi, jeroan, kikil, ginjal, tempe kedelai dan tempe gembus. Sate kere ini disajikan dengan lontong disiram bumbu kacang.

”Kita jualannya di sini gantian. Kalau adik saya libur, saya yang jualan. Kalau adik saya jualan di sini, saya jualan di daerah Mesen,” jelas Ngatmi yang telah berjualan sate selama 50 tahun.

Baca juga: Mangayubagya Pernikahan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution

Pada pernikahan Kahiyang, Ngatmi bersama adiknya membawa sepuluh tenaga untuk membantu menyiapkan sate kere.

Menurut Ngatmi, sate kere dulunya merupakan langganan orang sepuh. Bahannya tempe kedelai dan tempe gembus supaya mudah dikunyah.

”Sekarang sudah bukan sate kere namanya. Sudah jadi sate kaya. Karena belinya beragam. Sate Kere enak rasane, larang regane (satai kere enak rasanya, tetapi harganya mahal),” ujarnya sambil terkekeh.

1.100 Loyang Markobar

Selain menu makanan tradisional, Gibran juga menyediakan 1.100 loyang martabak Kottabarat alias Markobar.

Martabak delapan rasa Markobar itu juga menjadi menu hidangan di resepsi pernikahan Gibran-Selvi 2015 lalu. Bedanya, ada tambahan menu martabak telur.

Baca juga: Kahiyang Ayu: Bobby Nggak Romantis...

Menurut Gibran, martabak manis delapan rasa dihadirkan karena banyaknya permintaan. ”Banyak yang nanyain dan penasaran,” katanya.

Gibran menghidangkan 300 loyang martabak manis dan 250 martabak telur untuk setiap sesinya. Istimewanya, semua martabak itu dimasak langsung di lokasi. Supaya para tamu menikmati Markobar dalam kondisi hangat.

”Juga supaya para tamu yang hadir bisa melihat langsung proses pembuatannya,” tambah Gibran.*

Teks: Reza Kuncoro   I   Foto: Reza