Menuju Miss Universe 2017

Miss Universe 2017: Jika Menang, Bunga Jelitha Ibrani Menetap di New York

Miss Universe 2017: Jika Menang, Bunga Jelitha Ibrani Menetap di New York

Ajang pemilihan Miss Universe 2017 bakal segera dihelat di Las Vegas, Amerika Serikat. Indonesia kembali mengirim wakil terbaiknya untuk memperebutkan mahkota kontes kecantikan sejagad itu. Dia adalah Bunga Jelitha Ibrani.

 

Bunga Jelitha Ibrani, Puteri Indonesia 2017 yang dipercaya membawa nama Indonesia di ajang ratu sejagad Miss Universe yang telah berlangsung sejak tahun 1960 tersebut. Dia akan berangkat pada pertengahan November ini.

Senyum bahagia terus terpancar dari wajah Bunga Jelitha saat memamerkan sejumlah baju yang akan dikenakannya selama mengikuti kontes. Dari atas panggung sembari terus berlenggak lenggok, beberapa kali dia sempat meneriakkan namanya, 'Bunga Jelitha Ibrani, twenty six, Indonesia!

Bunga akan bertolak ke Las Vegas untuk selanjutnya menjalani masa  karantina bersama 100 orang wanita cantik dari seluruh dunia. Puncak kompetisi memperebutkan gelar Miss Universe 2017 dilangsungkan pada 26 November di  The Axis, Planet Hollywood Resort & Casino di Las Vegas.

Dapat melenggang ke pemilihan Miss Universe 2017, diakui Bunga menjadi kebanggaan tersendiri. "Yang pasti senang, tapi saya juga tidak menyangka bisa di titik ini sekarang,” ungkapnya.

Perjalanan Bunga  hingga terpilih sebagai Puteri Indonesia 2017 pada April lalu memang penuh liku. Pada tahun 2012, dia pernah mengikuti namun tidak membuahkan hasil.

Kegagalan di ajang pemilihan Puteri Indonesia saat itu  tidak menyurutkan semangatnya.  Pada tahun 2015, Bunga membuktikan kemampuannya di ajang Guess Girl Model Search Indonesia 2015. Bersama 3 finalis lainnya, dia berkompetisi di Guess Girl Model Search SouthEast Asia 2015 dan berhasil keluar sebagai juara.

Atas kemenangan tersebut Bunga menjalani kontrak kerja sebagai model di Los Angeles, Amerika Serikat. Selama di sana dia mendapat berbagai kesempatan dan pengalaman. Di antaranya mengikuti sejumlah pemotretan di bawah arahan Paul Marchiano, CEO, Founder dan Creative Director dari Brand Guess.

Kendati telah menjadi model internasional, hasrat Bunga untuk memenangkan Puteri Indonesia tak juga padam. Pada tahun 2017, diakembali menjajal kemampuan dengan menjadi wakil DKI Jakarta-5. Kali ini dewi keberuntungan pun berpihak kepadanya.   

"Ikut  Puteri Indonesia adalah impian saya  sejak dulu. Awalnya sempat  ragu karena saya hanya lulusan SMA,” ucap Bunga, pada saat kemenangannya di bulan April 2017 lalu.

Usung 'Warrior of Orang Utan'

Untuk Miss Universe 2017, Bunga  telah mendapatkan beragam pembekalan. Seperti table manner hingga public speaking dari Yayasan Puteri Indonesia (YPI) dan PT Mustika Ratu yang mendukungnya mengikuti kontes kecantikan ini.

Sementara untuk penampilan panggung, Bunga akan mengenakan sejumlah busana memukau rancangan desainer ternama Indonesia. Mulai dari gaun malam ‘Bunga Cino’ karya Ivan Gunawan, busana batik 'Dewaraja' dari Iwan Tirta Private Collection, gaun panjang 'Magical Flower' yang dirancang Andreas Odang, busana cocktail 'Powerful Red' karya Yogi Pratama dan 'Kebaya' rancangan Intan Avantie. Yang tak kalah menarik adalah National Costume bertema 'Warrior of Orang Utan' rancangan Rinaldy Yunardi.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menampilkan busana nasional  bernuansa carnival karya Dynand Faris, tahun ini YPI dan PT Mustika Ratu mempercayakannya kepada Rinaldy Yunardi. Desainer yang pernah merancang sepatu untuk penyanyi terkenal dunia, Katy Perry.

Tema tersebut bukan tanpa sebab dipilih. Lantaran Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam yang melimpah dengan belantara hutan terbesar kedua setelah Brazil yang tersebar di Kalimantan. Keberadaan hutan ini menjadikan Indonesia sebagai paru-paru dunia.

Namun tingginya aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab menyebabkan hutan di Kalimantan rusak yang berdampak pada menurunnya habitat satwa liar, khususnya orang utan. Satwa endemik yang dilindungi negara ini mendekati kepunahan. Hingga kini tercatat tinggal 104.700 ekor.

"Saat ini lingkungan hidup menjadi salah satu kekhawatiran dari setiap negara dunia. Karena itulah yang nanti akan kita tinggalkan kepada anak cucu kita. Dari situ,kami memberikan kepercayaan kepada Ivan Gunawan untuk mencari siapa yang bisa membawakan aspirasi YPI. Akhirnya muncul nama Rinaldy Yunardi yang kemudian mengusulkan tema ini. Karena Miss Universe tidak fokus ke carnival, tapi pada story dari national costume yang dibawakan, maka saya berpikir ini tepat sekali. Konsep ‘Warrior of Orang Utan’ ini story-nya bagus. Apalagi menggunakan kertas daur ulang, ini sejalan dengan upaya kita untuk ikut melestarikan lingkungan,” terangKetua Dewan Pembina YPI Putri Kus Wisnu Wardhani.

Menurut desainer aksesori yang akrab disapa Yuyung ini, kostum yang bakal dikenakan Bunga terinspirasi dari baju ksatria perang. Dia membuatnya dari bahan dasar kertas daur ulang ramah lingkungan yang kemudian disulam menyerupai anyaman rotan, dihiasi ornamen Kalimantan yang melambangkan kekokohan serta pejuang untuk melindungi satwa orang utan dan hutan Kalimantan.

"Saya berusaha melakukan yang terbaik dalam merancang kostum yang diberi tema ‘Warrior of Orang Utan’ ini. Dukung ya, saya dari dulu hanya berkarya dan berbuat yang terbaik," harap Yuyung yang butuh waktu 4 bulan untuk mempersiapkan national costume tersebut..

Tidak Membawa Nama Diri Sendiri

Bungaberharap dirinya dapat menyatu dengan busana yang dikenakannya nanti. “Saya dekat sekali dengan alam. Jadi ketika tahu nasional kostum yang akan saya bawakan adalah orang utan, saya senang sekali. Dan Kebetulan saya ingin sekali ke kalimantan. Sudah ada undangan ke sana, tapi memang belum ada waktunya. Insya Allah dengan memakai nasional kostum ini saya bisa menyauarakan bahwa betapa penting nya hutan di Indonesia. Seperti Kita tahu orang luar negeri saja  aware dengan orang utan. Kenapa kita di negeri sendiri tidak aware terhadap hewan ini,” urainya.

Pada pemilihan Miss Universe nanti, Bunga dituntut untuk seluwes mungkin dalam berbusana, termasuk ketika harus mengenakan swim suit. Ditanya pendapatnya  pada sesi apa yang menurutnya paling berat saat melaluinya, seraya tersenyum wanita berusia 26 tahun ini memberi jawaban diplomatis. 

"Semuanya mungkin sulit. Tapi justru itu tantangan. Karena saya tipe orang yang mau mencoba sesuatu yang baru, jadi di miss universe ini tidak ada satupun sesi yang menurut saya susah atau gampang. Karena walaupun susah, tapi itu membuat diri saya terpacu ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Dan yang terpenting saya ingin menunjukan Indonesia di kancah dunia. Saya tidak membawa nama diri sendiri,”  tandas wanita yang bersiap menetap di New York apabila berhasil di Miss Universe 2017.

"Karena saya akan menjalankan tugas sebagai Miss Universe selama setahun. Tapi kalau nggak, saya akan stay di Indonesia. Saya akan konsentrasi di kesehatan, karena saya baru saja terpilih sebagai duta kampanye untuk meningkatkan kepedulian terhadap kanker leher rahim atau serviks,”  tutupnya.*

Foto: Yayasan Puteri Indonesia