Waspadalah, Banyak Kosmetik Berbahaya Di Sekitar Kita!

Waspadalah,  Banyak Kosmetik Berbahaya Di Sekitar Kita!

Pernah dengar  istilah ‘milikilah kulit  wajah seputih wanita Korea’? Tentunya ini adalah sebuah pemahaman yang salah. Selain itu,  perlakuan kulit wajah wanita Indonesia tidak bisa disamakan dengan wanita Korea, mengingat kulit seseorang sangat dipengaruhi oleh kondisi musim yang ada.

 

Lantas kulit yang seperti apa yang seharusnya dikejar oleh wanita Indonesia? Menurut dr. Narizka Rahmadhiani, dokter yang berpraktik di Klinik Hang Lekiu Jakarta Selatan , sejatinya kulit yang sehat adalah kulit yang cerah. Bukan kulit putih namun diperoleh dengan cara yang instan.

Akibat salah kaprah dalam pemahaman, sehingga banyak wanita yang menyesal di kemudian karena telah memilih produk kosmetik  yang salah atau berbahaya.

Terlebih seiring dengan  maraknya peredaran produk kosmetik baru di dunia maya, kerap menawarkan janji-janji manis disertai harga terjangkau,

Kabar baiknya, dari data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sejak lima tahun terakhir terdapat 118.000 produk kosmetik baru yang didaftarkan.

Namun  begitu banyaknya kosmetik baru, tidak menutup kemungkinan banyak pula   produk yang  lolos dari pemeriksaan BPOM atau beredar secara illegal.

“Oleh sebab itu sebagai konsumen harus jeli . Karena banyak produk kosmetik ilegal  beredar  di pasaran padahal mengandung bahan berbahaya. Kosmetik yang dijual online, atau di pasarkan  dengan harga murah perlu dicurigai. Terutama jika menjanjikan manfaat instan membuat kulit lebih kinclong. Bisa jadi kosmetik itu mengandung bahan berbahaya, misalnya merkuri,  yang semestinya tidak boleh dipergunakan dalam produk kecantikan,”  urai Narizka.

Narizka memberi  beberapa tip agar masyarakat tahu bagaimana membedakan kosmetik yang aman bagi kulit.

Pertama, perhatikan sertifikasi produknya. Cermati apakah produk terdaftar di BPOM atau memiliki izin edar yang dicantumkan dalam setiap kemasan.

Kedua, jangan lupa melihat  komposisi bahan yang terkandung di dalamnya. Produsen kosmetik harus mencantumkan komposisi bahan dalam label kemasan.

“Jika mengandung  SLS (Sodium Lauryl Sulfate) berlebih atau mengandung merkuri akan membuat kulit menjadi iritasi bahkan menimbulkan penyakit seperti kanker atau kerusakan organ jika digunakan dalam jangka panjang,” paparnya.

Kata Narizka mudah saja membedakan produk yang menggunakan SLS.  

“Salah satunya jika digunakan pada sabun untuk tubuh atau wajah, buih busanya terlihat lebih banyak. Berbeda dengan produk yang tidak memakai SLS, buih busa nggak terlalu banyak,” kata Narizka di acara peluncuran produk Skin Brightening Series Klinik Hang Lekiu di Jakarta, baru-baru ini.

Selain itu , konsumen juga dapat mengetahui apakah kosmetik mengandung merkuri atau tidak lewat pengujian sederhana, yaitu dengan menggunakan emas.

“Oleskan kosmetik tersebut ke punggung telapak tangan kemudian gosok ke cincin , kalung emas. Jika warna kosmetiknya berubah berwarna menjadi. Maka kosmetika itu mengandung merkuri.  Saran saya kalau membeli produksi kosmetik belilah di tempat terpercaya. Selain itu jangan tergiur dengan harga murah. Intinya lebih selektif saja dalam  memilih produk kosmetik kecantikan. Jangan sekali-kali membeli produksi karena pertimbangan murah, tapi efek jangka panjang berdampak buruk pada kesehatan kita,”  kata Narizka.

Sementara itu Hartiniah Permata Sari, Diplo CIDESCO- Beauty Consultant  Klinik    Hang Lekiu, menambahkan dengan maraknya peredaran krim perawatan wajah berbahaya di Indonesia mendorong  pihaknya meluncurkan  varian produk yang mengandung bahan-bahan alami.

“Kami ingin mengedukasi  seluruh wanita Indonesia bahwa  tidak  mustahil mendapatkan instant brightener product yang mengandung bahan-bahan alami dan aman untuk digunakan sehari-hari,” ungkap Hartinia.

Pada kesempatan tersebut  ‘Brighten Your  Complexion’, diangkat menjadi tema peluncuran sekaligus  tagline produk Skin Brightener Series yang dikeluarkan Klinik Hang Lekiu.

Pada acara peluncuran produk kecantikan ini, dihadiri  11 blogger  yang mewakili anak   muda  kreatif,  loyal  customer. Mereka merupakan  perwakilan  wanita  profesional   Indonesia sesuai dengan target pasar Klinik Hang  Lekiu.

 Di samping itu hadir pula  Angkie Yudistia, Founder  dan CEO Thisable  Enterprise,  yang sangat  menginspirasi anak  muda dalam meraih cita-citanya. 

 “Brighten Your  Complexion dipilih  menjadi   tema  peluncuran serta tagline varian      ini  karena  sangat tepat dalam menggambarkan jenis  dan manfaat varian yang kami    luncurkan. Kami berharap varian ini  dapat memenuhi  kebutuhan dan solusi  wanita      Indonesia  terlebih lagi untuk  generasi muda dalam mendapatkan wajah yang cerah di tengah banyaknya aktivitas”, tutup dr. Inayah, Founder Klinik Hang Lekiu.

 

 

Foto: pixabay, istimewa

Tags: