Jodoh Minuman Tepat untuk Makanan Anda!

Jodoh Minuman Tepat untuk Makanan Anda!

Bagaimana sih cara menjodohkan makanan dengan minuman yang tepat? Berikut beberapa contoh penjodohan makanan yang disarankan oleh Chef Dea dan Doni Donio, Mixologyst dari Baxter Smith:

Creamy - Bubling
Makanan dengan tekstur yang creamy, yang menimbulkan efek lengket saat ditelan, sebaiknya pasangkan dengan minuman yang memiliki efek bubbling seperti soda.
Chef Dea dan Doni pun mencontohkan penjodohan Penne Pasta Chicken with Pesto Kemangi dengan Moctail Fruity, yang proses pembuatannya diperagakan langsung oleh mereka pada kesempatan yang sama.
“Ketika makan pasta yang bertekstur creamy akan membuat Anda susah menelan atau ada rasa sedikit eneg. Ketika makanan tersebut disandingkan dengan minuman yang rasanya asam dan ada efek bubbling. Kombinasi tersebut akan membuat orang yang memakannya akan ternetralisisr oleh sifat kimia dari soda serta rasa asam. Sehingga proses makan akan terus nikmat,” papar Doni.

Lunak - Ber-Jelly
Kalau untuk makanan yang teksturnya lunak seperti bubur, atau mi yang dimasak terlalu lunak, Anda bisa memilih minuman yang agak bertekstur. Minuman yang agak kental dan memiliki tekstur seperti jelly bisa menjadi pilihan, sepeti es teh manis dengan Nata de Coco atau Thai Tea with Jelly.
Dengan memilih minuman bertekstur jelly, Anda akan dipaksa untuk menghadirkan aktivitas mengunyah yang cenderung tidak Anda lakukan saat menyantap makanan Anda yang teksturnya lunak. Jadi, sensasi makan dan minum Anda seolah saling melengkapi, dan akan terasa lebih nikmat.

Keras dengan Ringan
Untuk makanan yang teksturnya keras, yang membuat Anda mengeluarkan gerakan ekstra untuk mengunyah dan menghaluskannya di dalam mulut, sebaiknya pilihlah minuman yang ringan. Minuman yang tidak terlalu pekat dan tidak ada tambahan topping apapun yang membuat Anda perlu melakukan aktifitas mengunyah juga saat menyeruput minuman, seperti air putih atau es teh manis.
Hal ini bertujuan untuk membuat Anda fokus saja pada makanan, dan minuman berfungsi sebagai pendorong dalam proses penelanan yang mungkin agak berat, mengingat tekstur makanan Anda yang keras.

--
Teks: Nydia Jannah
Foto: Istimewa