Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Alergi

Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Alergi

Walaupun Anda tidak memiliki faktor genetik terhadap alergi, tetapi patut mewaspadai beberapa hal berikut, agar terhindar dari alergi karena faktor lingkungan.

Makanan Protein Tinggi
Tentunya Anda pasti sering mendengar kalau ada orang yang alergi seafood. Sebenarnya mungkin yang membuatnya alergi adalah protein yang dibawa dari seafood itu sendiri. Tidak hanya seafood, jenis-jenis susu, kacang-kacangan dan daging pun bisa menyebabkan alergi. Dan kalau sistem imun seseorang sedang rendah, maka bisa juga terserang alergi.

Bahan-bahan Industri
Perhatikan semua bahan baju-baju dan aksesori yang sering dipakai. Sepatu boots karet Anda, misalnya, jika tingkat sensitif kulit sangat tinggi, maka boots Anda bisa menjadi penyebab alergi. Baju berbahan wol pun baiknya dihindari, karena wol bersifat menyerap dan menyimpan debu. Efek bersin-bersin pun mungkin tidak bisa dihindari.
Tidak hanya itu, parfum dan kosmetik pun bisa menjadi penyebab alergi. Ada baiknya sebelum membeli, lakukan tester pada kulit Anda. contohnya, Anda bisa mengoles jenis kosmetik tertentu pada punggung tangan. Jika dalam 48 jam tidak menimbulkan reaksi, bisa dipastikan kosmetik yang Anda beli tidak memiliki senyawa alergen di dalamnya.

Detergen
Bagi ibu-ibu yang mencuci di rumah, memilih detergen tentunya tidak hanya dilihat dari tingkat kewangiannya saja. Tetapi apakah kulit tangan Anda cocok dan tidak pecah-pecah saat memakainya.
Untuk kasus detergen, biasanya alergi yang timbul dinamakan dermatitis. Ada dua macam dermatitis, yaitu dermatitis kontak iritan dan dermatitis kontak elrgi. Dermatitis kontak iritan, terjadi ketika kulit bersentuhan dengan zat tertentu yang merusak lapisan luar kulit, sehingga menyebabkan kulit kemerahan, gatal dan muncul sensasi nyeri atau tersengat. Sedangkan dermatitis kontak alergi, muncul saat kulit bersentuhan dengan zat yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi tidak normal dan menyerang sel serta jaringan tubuh sehat yang menyebabkan kulit meradang dan nyeri.
“Gejala dermatitis kontak iritan biasanya akan muncul kurang lebih 48 jam. Sedangkan gejala dermatitis kontak alergi biasanya butuh beberapa hari untuk berkembang. Dan harus diingat, bagian kulit yang terkena dermatitis kontak bisa terinfeksi,” pungkasnya.

-----
Teks: Rizkita Lubis & Gabriela Stefani
Foto: Istimewa