Alergi, Bukan Sekadar Gatal & Merah

Alergi, Bukan Sekadar Gatal & Merah

Jika mendengar tentang alergi, pasti banyak dari Anda yang langsung berpikiran tentang gatal-gatal atau bercak merah pada kulit. Padahal, reaksi dari alergi bisa bermacam-macam, dan bahkan penyebab alergi pun bisa terdapat di sekitar Anda.

Menurut dr. Kunkun Achmad MS, SpPD dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi mengatakan, alergi merupakan suatu reaksi imunitas seseorang yang sifatnya berlebihan, tidak normal. Orang yang memiliki alergi, memiliki sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap suatu substansi tertentu, yang umumnya tidak berbahaya terhadap lingkungan. Substansi ini disebut alergen, misalnya serbuk sari, jamur, dan bulu binatang.

“Ada dua faktor yang menyebabkan alergi pada seseorang, yaitu faktor genetik dan lingkungan. Untuk faktor genetik, misalnya, pada penelitian ditemukan dari kedua orang tua yang tidak memiliki riwayat alergi tetap bisa timbul alergi pada anaknya sebesar 15%. Lalu pada orang tua yang hanya salah satu alergi, faktor turun ke anak sekitar 20 – 40%. Dan kalau kedua orang tuanya alergi, maka kemungkinan alerginya 60-80%. Tapi harus diperhatikan juga, pada orang dewasa yang memang sudah memiliki bakat alergi, umumnya bisa terpapar dengan infeksi tersembunyi seperti gigi, sinusistis, radang rongga hidung dan lainnya,” jelas dr. Kunkun saat ditemui WI di sela-sela jam praktiknya.

Tidak lupa, dr. Kunkun pun menjelaskan agar masyarakat jangan salah kaprah tentang gejala dari alergi.

“Ingat, gejala alergi itu bervariasi. Umumnya tergantung dari jenis paparan alergennya. Bila alergi itu berupa debu atau zat-zat berupa polutan biasanya kontaknya itu dengan selaput lendir, saluran nafas, hingga mata. Maka efeknya bisa saja bersin-bersin, mata gatal atau sesak napas. Kalau merah-merah dan gatal di kulit, harus dicek dulu. Biasanya alergi dengan gejala seperti itu tidak hanya di satu spot tubuh saja, tetapi menyeluruh seperti biduran,” jelasnya lagi.


-----
Teks: Rizkita Lubis & Gabriela Stefani
Foto: Istimewa