Grup Vokal Bening ”Pecah Telur” Setelah 17 Tahun

Grup Vokal Bening ”Pecah Telur” Setelah 17 Tahun

Sempat menghilang dari industri musik sejak tahun 2000 lalu, grup vokal Bening kembali dengan formasi dan nama baru. Musik yang ditawarkan pun tak lagi bertema ABG.

 

Bagi Anda generasi 90-an tentu tidak asing lagi dengan grup vokal Bening yang beranggotakan Dewi Murniaty, Ditasiani Oktovie, Vera Hernita dan Vonny Cornelya. Sederet lagu hits mereka seperti, Ada Cinta ciptaan Yovie Widianto di tahun 1997 melambungkan nama mereka. Menyusul tiga tahun kemudian meluncurkan Apa yang Kau Rasakan karya Chossy Pratama. Setelah itu, nama Bening meredup seiring bermunculannya grup band dan penyanyi-penyanyi Indonesia baru.

Setelah 17 tahun berlalu, pada tanggal cantik 7-7-2017 lalu Bening kembali menggebrak industri musik Tanah Air. Seindah Rembulan karya Rinto Harahap yang dipopulerkan Iis Sugianto di tahun 80-an menandai hadirnya grup vokal yang kini bernama New Bening. Keluarnya Vonny dari formasi terakhir mereka kini digantikan Mita Melanie Harahap.

”Alhamdulillah akhirnya setelah 17 tahun kami bisa ‘pecah telur’ juga dengan meluncurkan single baru. Ini anugerah luar biasa bisa bawakan lagu tersebut dan mendapat anggota baru juga,” ungkap Vera.

Sebenarnya New Bening tidak benar-benar vakum dari dunia musik. Panggilan untuk tampil off air masih mereka terima.

”Selama ini kami rindu pengin punya karya terbaru, tapi karena kesibukan masing-masing anggota jadi mundur terus. Hari ini rasanya bahagia dan seperti mimpi segala urusan bisa dimudahkan. Acaranya bisa berjalan lancar seperti yang kami mau,” tutur Vera.

Masuknya Mita sebagai personel baru pun tidak melalui tahap panjang. Mereka sudah saling kenal karena sama-sama pernah menjadi cover girl sebuah majalah mode. ”Kami sudah bersahabat lebih dari 20 tahun, teman kuliah juga. Kami mulai ajak Mita manggung sejak awal tahun ini,” jelas Vera.

Vera menambahkan, seringnya bertemu dan memiliki visi yang sama dalam bermusik membuat mereka klop dan memutuskan membuat single. Mereka pun berharap dengan bergabungnya Mita bisa memberi warna baru dalam musik mereka.

“Saya tidak merasa terbebani, malah senang banget diajak gabung,” ungkap Mita seraya tersenyum.

Nggak ABG Lagi

Jika dulu musik mereka ditujukan para ABG dengan lirik bertemakan cinta. Kini, New Bening menargetkan musik mereka untuk para pendengar usia 30-an. Mereka juga menyesuaikan diri dengan era digital yang juga terjadi di dunia musik.

Meski ada beberapa perbedaan dengan industri musik yang mereka geluti dulu, New Bening optimis bisa diterima pecinta musik Indonesia. ”Gaya kami nggak ABG lagi, makanya pilih lagu recycle. Warna musik kami juga agak beda dari yang dulu. Kami berusaha sebaik mungkin, semua aransemen disesuaikan dengan genre yang sekarang dan kami harus update dengan tren saat ini jadi lebih seru agar bisa menyentuh semua segmen,” kata Dita, ibu dari tiga anak. 

Dewi menambahkan, karakter vokal mereka pun kini lebih matang namun tetap easy listening. Walaupun tidak eksis di panggung layar kaca, karena masih sering menerima tawaran menyanyi off air membuat mereka harus tetap menjaga kualitas vokal.

”Kami masih berlatih vokal minimal dua minggu sekali. Apalagi kalau mau tampil off air. Cara menjaga kualitas vokal, kami banyak minum air putih dan yoga,” kata Vera.

Setelah single Seindah Rembulan diluncurkan, proyek selanjutnya di tahun depan mereka berencana meluncurkan album. Dewi yang pernah menciptakan lagu berjudul Fail di album pertama Bening membocorkan, ia juga sudah menyiapkan lagu ciptaannya untuk album baru mereka nanti.

”Sebenarnya sudah ada tapi belum dikeluarkan. Dalam waktu dekat ini kami ada rencana tur dulu ke beberapa kota besar di Indonesia,” kata Dewi.

Komitmen Atur Waktu

Selama 17 tahun vakum dari industri musik Indonesia, masing-masing personel New Bening memiliki kesibukan sendiri. Kini, kesibukan mereka pun bertambah dengan kembali mereka bersama.     

Keempat personel New Bening sudah berkeluarga dan bekerja. Seperti Dewi, wanita 39 tahun ini pernah 10 tahun bekerja di dunia perbankan. Setelah itu, ibu dua anak ini, bekerja di industri asuransi dan kini berada di level direktur.

Sedangkan Vera, selain mengurus kedua anaknya sudah 13 tahun, menjalankan usaha event organizer. Dita, cover girl tahun 1993 ini sudah lima tahun terakhir memiliki rumah nutrisi yang mengajak menjalani pola hidup sehat. Wanita yang baru melahirkan anak ketiganya ini juga harus pintar membagi waktu antara aktivitas barunya dan mengurus keluarga. Sementara itu Mita, disibukkan dengan mengurus keluarganya dan mengelola Studio Lollipop, studio legenda yang banyak memproduksi album sejak era 70-an.

”Makanya, walau kami sibuk tapi atur waktu gimana caranya agar bisa launch hari ini. Sekarang juga kan lebih banyak penyanyi solo, grup seperti kami belum ada lagi. Semoga kehadiran kami bisa meramaikan kembali,” harap Dita.

”Kami juga harus bagi waktu dan menjaga komitmen untuk latihan yang biasanya kami lakukan tiap weekend. Untuk promo nanti juga sudah dijadwalkan dari jauh-jauh hari dan kami harus komitmen menjalankannya,” kata Dewi.

Personel New Bening pun berbagi kunci mempertahankan persahabatan mereka hingga 20 tahun. Termasuk dengan Vonny yang hubungan persahabatan mereka masih terjalin baik. Vera mengatakan penting untuk menjaga komunikasi dan curhat.

”Kami ya namanya ibu-ibu, sering cari sekolah bareng untuk anak, sering curhat bareng dan saling support aja,” kata Mita diiyakan Dita.*

Teks dan foto: Arimbi Tyastuti