Hasil Foto Maksimal Jepretan Handphone

Hasil Foto Maksimal Jepretan Handphone

Dunia fotografi saat ini sudah sangat maju. Tidak perlu lagi terpaku harus memiliki kamera pro yang harganya selangit, kini mengambil gambar yang bagus pun bisa menggunakan kamera handphone saja. Asal tahu bagaimana trik yang harus digunakan, maka hasil jepretan sekelas fotografer terkenal pun bisa didapat.

Saat ini kebutuhan akan kamera handphone yang mumpuni sudah menjadi kebutuhan bagi para pembeli smartphone. Minimal piksel yang dicari biasanya mulai dari 8MP-13MP untuk kamera belakang, serta 5MP-16MP untuk kamera depan. Untuk kamera belakang, ternyata hanya berbekal 8MP pun sudah bisa menghasilkan foto yang jernih dan tanpa blur. Bagaimana caranya ya?

Perhatikan Kondisi Cahaya
Mengambil foto di siang hari dan malam tentunya akan berbeda hasilnya. Begitu pula dengan foto yang diambil di dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor). Jika objek yang akan kamu foto berada pada kondisi cahaya yang gelap maka tidak ada salahnya mengaktifkan lampu flash.
Beberapa kamera smartphone, seperti Samsung Galaxy S7, LG G5 dan Sony Z5, sudah dilengkapi dengan slider pengatur pencahayaan, meski bentuknya berbeda. Saat cahaya kurang gelap, tombol slider pengatur cahaya tersebut dapat digeser agar cahaya menjadi lebih gelap, begitu juga sebaliknya.

Fokus
Hampir kebanyakan smartphone saat ini sudah dilengkapi dengan kemampuan autofocus. Dengan adanya kemampuan autofocus, maka Anda bisa mengambil foto dengan mode macro atau mengambil gambar dengan objek yang berjarak kurang dari satu meter. Anda bisa memotret bunga-bunga atau bahkan serangga. Foto yang diambil dengan mode macro akan menghasilkan efek blur pada bagian background atau biasa disebut efek bokeh.

Gunakan Tripod
Ketika menekan tombol kamera pada layar handphone, tangan cenderung untuk membuat gerakan yang dapat mengakibatkan handphone bergerak. Pergerakan kecil pada tangan akan membuat gambar goyang atau blur. Untuk menghindarinya, Anda bisa menggunakan tripod khusus handphone atau menyangganya menggunakan batu atau juga disandarkan pada kursi. Ditambah dengan bantuan timer, maka membidik objek tidak akan bergeser sedikit pun.
Jika kamera ponsel milik Anda sudah dilengkapi dengan fitur antishake dan OIS (optical image stabilization), maka Anda cukup beruntung. Fitur antishake dan OIS dapat mengurangi guncangan sehingga gambar dan video yang diambil menggunakan kamera ponsel menjadi lebih stabil.

Pilih Resolusi Tinggi
Memilih resolusi tertinggi akan membuat foto memiliki detail yang lebih banyak dan bisa dicetak lebih besar. Namun, tentunya resolusi tinggi memiliki kendala pada fitur penyimpanan atau memory phone. Sekali jepret dengan resolusi tinggi misalnya, bisa memakan memori sampai 4MB. Jika memori di handphone Anda hanya 16GB, bisa dipastikan setengahnya bisa terpakai untuk menyimpan foto-foto.

Mengedit di PC
Sekarang ini sudah banyak aplikasi edit foto yang menawarkan layanan mengedit secara instan. Sekilas memang terlihat menarik dan mudah, karena Anda hanya tinggal memasukkan foto dan memilih fitur edit yang diinginkan. Tetapi tahukah Anda, ternyata mengedit dengan menggunakan aplikasi di handphone dapat memberikan efek yang tidak real saat dicetak.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, Anda bisa menggunakan aplikasi pengolah foto di komputer. Selain hasilnya lebih bagus, Anda juga akan memiliki kreativitas yang lebih luas dalam mengedit foto.

Teks: Rizkita Lubis
Foto: Istimewa