Diserah Haters, Ed Sheeran Tinggalkan Twitter

Diserah Haters, Ed Sheeran Tinggalkan Twitter

Haters menjadi bagian yang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan publik figur di dunia maya. Serangan haters membuat banyak artis meninggalkan akun sosial media mereka. Salah satunya penyanyi Ed Sheeran.

Baru-baru ini, musisi asal Inggris, Ed Sheeran mengaku telah meninggalkan twitter karena kebanjiran komentar negatif. "Saya meninggalkan twitter. Saya tidak bisa membacanya Ketika aku membuka twitter yang kutemukan hanya orang-orang yang berkomentar kejam,," kata Sheeran dalam wawancara dengan The Sun, Senin, 3 Juli 2017.

Menurutnya komentar buruk dapat merusak mood seseorang. Ia juga mempertanyakan mengapa banyak orang yang membencinya.  Namun, musisi berusia 26 tahun itu tidak menutup akun Twitter yang sudah memiliki 19 juta follower itu. Ia hanya menggunakan twitter untuk membagi tautan ke posting Instagramnya.

Sheeran terakhir menggunakan twitter untuk memberikan konformasi tentang konser di Glastonbury. Dalam penampilannya, Sheeran dituduh menyanyi diiringi backup track alias musik pengiring. Ia pun menggunakan twitter untuk membantah tuduhan para haters.

’’Tak pernah terbayang aku harus menjelaskan ini. Semua yang kulakukan di konser itu live. Bukan musik pengiring. Tolong Google ya,’’ ujar dia. Sampai hari ini Sheeran tetap menggunakan Instagram dan ia kerap berbagi cerita di media sosial tersebut.

Keputusan Ed Sheeran untuk meninggalkan twitter mendapat respon dari musisi lainnya. Lady Gaga memberi dukungan pada keputusan Ed Sheeran. Dalam akun Instagramnya ia berharap pengguna internet dapat lebih bijak dalam memberi komentar. “Aku harap pengguna internet dapat lebih positif., mencintai satu sama lain dan dapat membangun komunitas online yang baik dan tanpa kebencian,” ujar Lady Gaga.

Ed Sheeran bukan musisi pertama yang meninggalkan twitter. Sebelum Miley Cyrus juga dikabarkan meninggalkan twitter karena serangan haters.