Semarak Hari Raya

Yang Datang Setelah Hari Raya

Yang Datang Setelah Hari Raya

Hari Raya menjadi hari yang ditunggu oleh umat Muslim. Tak hanya sekadar bersilaturahmi, aneka hidangan lezat juga sepertinya menanti untuk segera disantap. Banyak yang kemudian melonggarkan pola makan. Padahal setelah itu, mungkin saja kenaikan berat badan, gula darah bahkan kolesterol naik secara tiba-tiba.

Ketupat dengan aneka sayur bersantan, opor ayam dengan potongan daging rendang membuat kita lupa untuk menjaga pola makan seimbang. Berbagai ragam jenis makanan, manis-manis, berlemak dan bersantan, akan menyebabkan gangguan pada tubuh bila berlebihan sehingga harus diwaspadai. Jika tidak, risiko penyakit bisa menghampiri.

“Asupan kalori menjadi lebih banyak, otomatis asupan kalori harian juga meningkat dari biasanya. Hal ini dapat mengakibatkan obesitas atau kegemukan. Bahaya lainnya adalah lemak jenuh. Santan yang dipanaskan secara berulang, akan berubah menjadi lemak jenuh. Apabila dikonsumsi terlalu banyak, maka bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” ujar dr. Lukman Zulkifli Amin, SpPD dari RSIA Karunia Kasih.

Berikut, ia pun menjabarkan tentang kemungkinan penyakit yang bisa menyerang Anda, di antaranya :

Dispepsia
Penyakit dispepsia atau masalah lambung rawan terjadi saat dan sesudah Lebaran. Kondisi ini umumnya muncul setelah makan berlebihan dan terlalu banyak mengonsumsi makan pedas. Untuk orang yang memiliki masalah lambung, biasanya penyakit ini kambuh karena pada saat Lebaran tidak bisa mengatur pola makan dengan baik. Banyaknya makanan enak yang tersaji membuat Anda sulit untuk menahan keinginan makan.

Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD)
Penyakit ini memiliki gejala-gejala rasa cepat penuh setelah makan, rasa cepat kenyang atau rasa terbakar atau panas pada daerah dada. GERD seringkali akan memberat saat dan pasca lebaran karena konsumsi makanan pedas dan berlemak atau kembali ke rutinitas merokok.

Diare
Pada suasana Lebaran, biasanya sampah makanan dan lalat ada di mana-mana karena kurangnya tenaga kebersihan, bila kondisi ini tidak dapat diatasi dengan benar maka akan sangat mempengaruhi kesehatan, terutama yang berkaitan dengan sistem pencernaan.
Salah satu akibat dari makanan yang tidak bersih yaitu munculnya penyakit diare. Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan encernya feses yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Pada umumnya, diare terjadi akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit.

Meningkatnya Kadar Gula Darah dan Kolesterol
Kolesterol dan peningkatan gula darah bisa saja terjadi saat Lebaran akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan manis. Jika Anda tidak bisa mengendalikan asupan gula yang dikonsumsi maka kadar gula dalam darah akan terus naik bahkan bahkan berisiko hiperglikemia. Sama seperti meningkatnya kadar gula dalam darah, kolesterol juga terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak saat lebaran seperti opor ayam, sayur labu, sambal goreng kentang dan ayam goreng.

Wasir atau Ambeien (Hemoroid)
Kondisi pasca Lebaran, seringkali dijumpai seseorang mengeluh buang air besar sulit atau sembelit, nyeri di daerah anus, atau bahkan ada benjolan di anus. Hal ini terjadi akibat dari kurangnya konsumsi serat seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan air putih. Untuk menghindari wasir, hindari makanan yang mengandung kolesterol dan lemak tinggi, seperti jeroan, sea food, daging-dagingan dan kue-kue manis. Selain itu jangan lupa untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air kurang lebih 8 gelas per hari.

Kelelahan Fisik
Kegiatan mudik yang biasanya menempuh perjalanan jauh dan jangka waktu lama, akan menyebabkan seseorang mengalami berkurangnya waktu tidur dan kelelahan fisik. Kedua hal ini ditambah dengan pola makan dan jam makan yang tidak baik akan berakibat  mudah munculnya penyakit seperti Infeksi Saluran Pernafasan Akut yaitu batuk, pilek, sakit tenggorokan.


Teks: Rizkita Lubis
Foto: Istimewa