Mengelola Keuangan Keluarga

Bijak Atur THR

Bijak Atur THR

Satu yang pasti dinanti di penghujung bulan Ramadan adalah Tunjangan Hari Raya (THR). Pemasukan tambahan ini terkadang justru menjadi satu harapan penyokong segala kebutuhan di bulan Ramadan menjelang Lebaran.
    
Ada kalanya Anda akan dibuat terlena dengan pemikiran “punya banyak uang” dan membuat kita menjadi begitu mudah mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak masuk dalam anggaran.

Padahal sebenarnya, THR merupakan dana untuk menunjang kebutuhan hari raya yang memerlukan alokasi dana yang belum tentu dapat tercukupi dengan pendapatan bulanan.

“Karena peruntukkannya untuk keperluan Hari Raya, maka usahakan THR memang mencukupi segala pengeluaran yang berhubungan dengan Hari Raya. Misalnya THR untuk pekerja rumah tangga, baby sitter, tukang kebun, satpam, petugas kebersihan lingkungan, dan sebagainya. Kemudian jika berencana mudik Lebaran, maka THR juga diperuntukkan untuk membiayai tiket, akomodasi dan biaya saat di kampung halaman. Belum lagi biaya untuk menjamu relasi saat Hari Raya, THR untuk keponakan dan orang tua, baju Lebaran untuk anak-anak, dan sebagainya,” Diana menjelaskan.

 “Sebelum menguap tak bersisa, buatlah alokasi THR dengan skala prioritas kebutuhan, utak-atik angka alokasi pada akhirnya membuat kita paham berapa kemampuan yang dimiliki sehingga diharapkan tidak over budget,” tutupnya..


Teks: Nydia Jannah
Foto: Dok. WI