Lukiyanto Ali, Sosok di Balik Sukses Laras Sekar Tembus Eropa

Lukiyanto Ali, Sosok di Balik Sukses Laras Sekar Tembus Eropa

Mencari wanita bukan model yang akan dididik dan diasah menjadi model untuk bekerja di dalam atau luar negeri dengan skala internasional. Syaratnya, Indonesian look dengan muka tegas dan keras. Diutamakan kulit sangat gelap dengan proporsi badan kurus dan lurus.

 

Begitulah syarat yang ditulis Lukiyanto Ali untuk siapa saja yang ingin bergabung di agensi yang dirintisnya pada September 2016, Native Models. Bahkan dalam beberapa unggahan di sosial media, Luki menegaskan tidak mencari wanita-wanita cantik ala sinetron, bintang iklan, serta ajang putri-putrian di Indonesia.

Tak dinyana, dengan syarat yang mungkin masih terlihat ’aneh’ di Indonesia ini Luki langsung mencuri perhatian dunia mode internasional. Buktinya, hanya dalam beberapa hari mengunggah foto Laras Sekar Arum yang klasik, meminjam istilah Tukul Arwana ’ndeso’, beberapa agensi dari Paris langsung menghubungi Luki.

”Kalau ada new face seperti Laras, agensi di Eropa biasanya memang pada rebutan. Makanya waktu itu yang menghubungi kami bukan hanya Ford, namun juga Elite dan beberapa agensi lainnya,” cerita Luki.

Kenapa pilihannya jatuh pada Ford Paris? ”Semua agensi punya karakter masing-masing dan saya merasa misi Ford cocok dengan Laras dan Native Models. Saya suka Ford karena mereka selalu meng-cried super model yang unik,” jawab Luki. ”Mungkin agensi lain akan lebih cocok dengan karakter model yang lain lagi,” imbuhnya. 

Dari awal merintis agensi, Luki dan partner-nya sepakat untuk mencetak karakter masing-masing model sesuai negara yang ingin dituju. Pendidikannya pun diarahkan ke sana. Yang jelas syarat utamanya adalah menampilkan kecantikan khas Indonesia.

Luki yang sempat mengenyam pendidikan Fashion Photography di Milan sudah lama gelisah menyaksikan arah mode di Indonesia. Yang laku sebagai bintang iklan, model dan pemeran film adalah yang berkulit putih berwajah lembut. Karenanya di awal menerapkan standar di atas, ia tak jarang dicela.

Namun Luki tetap pada prinsipnya, tidak ikut arus pandangan cantik seperti yang selama ini ditampilkan di televisi atau media lainnya di Indonesia. Ia bersyukur, tak butuh waktu lama baginya untuk menunjukkan bukti keyakinannya ini dengan publikasi luar biasa terhadap prestasi yang diraih Laras di Paris.

Baca juga: Laras Sekar Arum, Gadis Indonesia yang Memikat Eropa

”Aku senang jika ini membuka paradigma baru tentang kecantikan. Buktinya, ketika melihat wajah-wajah yang kami posting di Instagram, banyak yang komentar, Wah, tetanggaku banyak lho yang seperti ini,” tiru Luki.

Tanggapan ini memompa semangat dalam dirinya untuk membuka jalan lebih lebar bagi model-model Indonesia di catwalk internasional.

”Kalau ditanya mimpi besar, saya ingin mengubah fesyen secara general di Indonesia. Native hanya salah satu jalan paling kepegang oleh aku sekarang. Ada rencana lain selain modeling agencies tapi kita lihat nanti,” pungkas seniman aksesoris Litany ini.*

Teks: Kristina Rahayu Lestari   I   Foto: Dok.Pri, Instagram Laras Sekar

Profil, Wanita Hebat, Wanita Indonesia, Wanita Inspiratif, Wanita, Remaja, Model, Laras Sekar, Native Models, Paris Fashion Week 2017, Model Indonesia

Artikel Terkait

Comments